Sertifikasi Greenship Jadi Standar Baru Bangunan Ramah Lingkungan

Di antara berbagai sistem penilaian bangunan hijau dari luar negeri, Indonesia memiliki standar lokal yang lebih cocok. Sertifikasi Greenship, adalah hasil pengembangan Green Building Council Indonesia (GBCI). Ini menjadi acuan penting untuk menilai seberapa ramah lingkungan sebuah bangunan di Indonesia.

Memahami Sistem Penilaian Sertifikasi Greenship

Sertifikat Greenship digunakan untuk menilai seberapa ramah lingkungan sebuah bangunan atau kawasan. Penilaian ini memakai pendekatan menyeluruh dengan enam kategori penting yang fokus pada dampak lingkungan dan sosial. Kerangka kerja Greenship mencakup enam aspek besar:

  1. Appropriate Site Development (ASD), ini melihat bagaimana lokasi bangunan dipilih dan dikembangkan agar tidak merusak lingkungan. Contohnya, menggunakan lahan bekas pakai dan menjaga habitat alami tetap aman.
  2. Energy Efficiency and Conservation (EEC), ini fokus mengurangi penggunaan energi. Caranya bisa lewat desain bangunan yang hemat energi atau menambahkan panel surya.
  3. Water Conservation (WAC). ini mendorong penggunaan air yang bijak. Sistem daur ulang air, fitur hemat air, dan penampungan air hujan adalah beberapa contohnya.
  4. Material Resources and Cycle (MRC), fokus ke material ramah lingkungan dan mengurangi limbah konstruksi menjadi poin penting dalam kategori ini.
  5. Indoor Health and Comfort (IHC), mengacu kualitas udara di dalam ruangan. Pencahayaan alami, akustik, dan suhu juga menjadi perhatian utama untuk menjaga kesehatan penghuni.
  6. Building Environment Management (BEM), ini memastikan gedung dikelola dengan baik agar tetap hemat energi dan ramah lingkungan untuk jangka panjang.

Kriteria Nilai

Setiap pencapaian di tiap kategori memiliki poin. Total poin menentukan level sertifikasi yang diperoleh, mulai dari Certified, Silver, Gold, hingga Platinum sebagai level tertinggi. Sistem penilaian ini berlaku untuk berbagai jenis bangunan seperti rumah, kawasan, interior, bangunan baru, hingga kategori khusus Net Zero Ready.

Kenapa Sertifikat Greenship Penting?

Ketika prinsip Greenship diterapkan, penggunaan energi dan air bisa turun secara signifikan. Contohnya adalah Grha Unilever yang berhasil menekan konsumsi listrik dan air hingga 32% dari angka awal. Penghematan ini membantu menurunkan biaya operasional dan membuat bangunan lebih tahan terhadap kenaikan harga energi atau air.

Bangunan bersertifikat juga memiliki nilai lebih tinggi di pasar. Data Knight Frank Indonesia menunjukkan bangunan bersertifikat ESG di kawasan CBD Jakarta memiliki harga sewa hingga 35% lebih tinggi daripada gedung biasa. Hal ini membuat bangunan ramah lingkungan lebih menarik bagi perusahaan besar yang memiliki target keberlanjutan.

Manfaat Sosial dan Dukungan Pemerintah

Selain efisiensi, sertifikasi ini juga meningkatkan kualitas hidup penghuni. Ruangan lebih nyaman, udara bersih, pencahayaan baik, dan material yang digunakan aman.

Di sisi lain, pemerintah Indonesia telah mengeluarkan aturan terkait Bangunan Gedung Hijau (BGH) melalui Kementerian PUPR. Sertifikasi Greenship membantu pemilik bangunan memenuhi aturan tersebut. Selain itu, mereka mendapatkan keuntungan seperti proses izin lebih mudah, tambahan luas lantai bangunan, dan penghargaan resmi.

Bukti Keberhasilan di Indonesia

Sudah banyak institusi dan perusahaan besar yang menerapkan Greenship. Berikut ini nama-nama institusi dan perusahaan yang mendapatkan sertifikat Greenship:

  1. Universitas Multimedia Nusantara (UMN) berhasil meraih Greenship Net Zero Ready untuk gedung kampus.
  2. Unilever Indonesia mendapatkan level Platinum untuk kategori Bangunan Baru dan Existing Building.
  3. NavaPark BSD City menjadi kawasan pertama di Indonesia yang meraih Greenship Neighborhood Platinum.

Dari perkembangan ini, jelas bahwa sertifikasi Greenship bukan sekadar sertifikat tambahan. Sistem ini menjadi bagian penting dalam membangun bangunan yang lebih sehat, efisien, dan berkelanjutan.

Leave a Reply

Your email address will not be published. Required fields are marked *