Alasan Genteng Metal Sirap Makin Populer di Era Modern

Genteng metal sirap jadi salah satu pilihan atap modern yang makin populer. Banyak penghuni rumah yang mengadopsi material ini lantaran terbuat dari logam berkualitas tinggi, seperti baja. Selain itu, penggunaanya juga terkenal awet, tahan cuaca dan efisien. 

Alasan Penggunaan Genteng Metal Sirap Semakin Populer

Sebenarnya, genteng sirap sudah digunakan di lingkungan industri selama berabad-abad. Namun, jenis genteng ini baru diterima secara luas di segmen perumahan pada tahun 1957. 

Sejak saat itu, perkembangan genteng sirap berlangsung signifikan. Berikut deretan alasan mengapa penggunaan genteng ini makin populer di era modern. 

  1. Masa Pakai Panjang

Daya tahan tinggi menjadi salah satu keunggulan aplikasi genteng sirap. Biasanya, model metal sirap memiliki masa pakai yang lebih lama dibandingkan sirap aspal. Sebab, sirap aspal hanya bisa dipakai selama rentang 12 hingga 20 tahun. 

Kualitas genteng sirap yang baik membuat material minim resiko penggantian. Hal ini jelas menghemat waktu dan biaya dalam jangka panjang. 

  1. Efisiensi Energi

Secara umum, pilihan atap hemat energi terkenal unggul dalam tiga aspek utama yakni reflektivitas, emisivitas termal dan ventilasi. Reflektivitas berkaitan dengan kemampuan atap untuk memantulkan panas. 

Sementara emisivitas termal dan emisivitas cenderung mengukur seberapa baik atap mendingin dengan melepaskan panas yang diserap. Terakhir, ventilasi memastikan udara panas bisa keluar, sehingga ruangan terasa lebih sejuk. 

Nah, sirap logam bisa bekerja sangat baik dengan tiga aspek tersebut. Fakta membuktikan bahwa metal sirap merupakan salah satu pilihan atap yang paling hemat energi. Bahkan, atap bisa mengurangi biaya pendinginan hingga 40%.

  1. Daya Tahan Tinggi

Berbicara soal daya tahan, pilihan metal sirap lebih unggul dibandingkan genteng sirap aspal. Berikut perbandingan atap sirap metal vs sirap aspal di berbagai kondisi ekstrim. 

Angin

Dalam kondisi angin kencang, sirap aspal mudah terpengaruh oleh angin, bahkan tepiannya sering melengkung. Berbeda dengan genteng metal sirap yang jauh lebih kuat. Material ini bisa menahan hembusan angin kencang dan puing-puing yang terbawa angin tanpa resiko retak, pecah ataupun terlepas. 

Hujan Es

Metal sirap terkenal memiliki ketahanan tinggi terhadap benturan, termasuk hujan es. Dalam kondisi hujan es besar pun, metal sirap tidak kan retak atau bocor. Berbeda dengan sirap aspal yang sering mengalami masalah ini. 

Salju

Biasanya, sirap aspal memiliki pori-pori yang mudah retak atau melengkung jika mengalami siklus beku dan cair berulang. Sebaliknya, metal sirap tidak memiliki pori, sehingga tak akan terpengaruh salju. 

Api

Sirap aspal berasal dari bahan minyak bumi yang mudah terbakar. Sementara itu, sirap logam bersifat tidak mudah terbakar. Penggunaan material ini jauh lebih aman dan tidak akan memperburuk resiko penyebaran api. 

Seperti yang kita tahu, pemilik rumah saat ini makin memperhatikan keawetan, daya tahan dan efisiensi dalam menggunakan material atap. Hal tersebut kian meningkatkan popularitas genteng metal sirap di berbagai aplikasi. Meskipun biayanya lebih tinggi, masa pakai material yang panjang tetap jadi prioritas menarik untuk diterapkan. 

Leave a Reply

Your email address will not be published. Required fields are marked *